Berawal kemarin siang
saat didepan rumah dan aku melihat anak-anak SD berjalan pulang dari sekolah
seusai ujian, salah satu anak membawa HP dan dikerubungi teman-temannya. Mereka
sangat asyik bercanda sambil memainkan HP, sampai tidak fokus berjalan dan akhirnya
salah satu anak nyusruk dan jatuh dipinggir jalan raya, untungnya tidak ada
kendaraan jadi masih selamat. Tapi bukan itu yang mau aku ceritakan, kejadian
yang pengen aku ceritakan nanti sudah terjadi beberapa bulan lalu. Kenapa baru
sekarang di share? Karena kejadian diatas tadi mengingatkanku akan kejadian
beberapa bulan lalu yang masih sangat membekas dan membuatku bertanya-tanya.
Sebegitu besar ternyata dampak penggunaan gadget pada anak jika tidak
diawasi secara bijaksana.
Beberapa bulan lalu tepatnya
tanggal 2 Juli 2023, ceritanya aku lagi ke swalayan buat beli baju si bocil
karena udah pada kekecilan. Jadi swalayan ini tuh dilantai satu untuk supermarket
dan lantai dua untuk fashion, nah kejadian yang akan aku ceritakan ini
berlatar di bagian baju-baju fashion. Ketika aku lagi pilih-pilih baju sambil
gendong si bocil, ga sengaja aku lihat anak kecil sekitaran usia kelas 3 atau 4
SD lah lagi belanja sama ibunya, sebut saja anak ini si A. Awalnya aku ga ada
curiga sama sekali nih, tapi lama-lama aku perhatiin ini si bocah A kok betah
banget main-main disekitaran patung manekin dari tadi. Karena penasaran, aku
perhatiin terus nih, eh dan ternyata si bocah A ini tadi tangannya masuk-masuk
ke dalem rok makenin.
Jadi rok/dress di
manekin itu dia naikin ke atas, terus dia raba-raba dibagian bawahnya (kalo
manusia dibagian genitals ya). Shock banget! Dan hal itu dia ulangin ke
semua manekin cewe yang ada di toko, ada juga dia ngeremes-remes bagian dada si
manekin sambil tanggannya nyusup kedalem baju si manekin ini. Ngeri banget ga
sih, kebayang kalo itu dilakuin sama manusia beneran. Anak sekecil itu! Dan
ibunya GATAU kelakuan anaknya karena dia terlalu sibuk pilah-pilih baju, ga
gubris anaknya sama sekali! Pas si A ini tau kalo dia lagi aku perhatiin, si A
ini langsung kabur lari ke ibunya sambil gelendotan, dan ibunya GA NENGOK
ANAKNYA SAMA SEKALI! Serius banget sih buk, duh!
Masih berlanjut, pas
aku lagi antri di kasir buat bayar belanjaan, si bocah A ini udah balik lagi ke
tempatnya semula. Kali ini manekin yang pakai celana resletingnya diturunin
lalu tangannya masuk meraba raba bagian bawah makenin ini tadi dan DI CIUMIN!!!
Kebayang gimana shocknya aku? Karena seketika aku langsung brainfreeze ga
percaya sama apa yang aku lihat sendiri. Betapa seremnya dampak nyata bahaya gadget
tanpa pengawasan orang tua dengan nyata aku saksikan sendiri.
Sumpah shock
banget saat itu, bisa-bisanya bocah piyik bau kencur kaya gitu udah tau hal-hal
berbau seksual dan mencobanya, ya meskipun dicoba sama patung mati, tetep aja
serem! Iya serem! Gimana kalau hal itu dia lakuin sama saudara perempuannya
yang lebih kecil? Sama teman sebayanya? Sama tetangganya? Kebayang ga?
Pertanyaannya, DARIMANA dia lihat hal-hal seksual seperti itu? Anak kecil itu
peniru handal, kalau yang ditiru sesuatu yang negatif apa ga kasian dampaknya
untuk si anak sendiri.
Dugaanku, kemungkinan
apa yang dia lakukan saat itu bisa saja dia dapat dari tontonan melalui video
online, pengaruh lingkungan sekitar/teman, atau bisa juga sesuatu yang dia
lihat langsung. Serem ga tuh? Orang tuanya kemana aja? Dimana fungsi kontrol
orang tua terhadap anak? Kebanyakan orang tua jaman sekarang membekali anak
dengan gadget tanpa membatasi atau bahkan sekedar tau fungsi parental
controls di pengaturan yang sudah ada di dalam gadget itu sendiri. Yang
penting anaknya diem! Prinsip orang tua jaman sekarang. Iya diem, tapi otak dan
mentalnya ga beres karena tontonan yang belum semestinya ditonton. Plis banget
lah, hal kaya gitu ga cuma merugikan si anak yang terkait langsung, tapi juga
orang-orang terdekatnya. Gimana kalau si anak ini melakukan pelecehan seksual
ke temannya? Justru temannya itulah yang akan menjadi korban sesungguhnya,
gara-gara orangtua temennya yang tolol yang ga bisa didik anak.
I am not againts
giving gadget to kids, hey that's your kids do what you want. Tapi harus ada kontrol dari orang tua dan selalu dalam
pengawasan saat memilih tontonan yang layak untuk anak. DIAWASI, penting banget
itu. Gak kalah penting adalah memilih circle pergaulan si anak, usahakan
mengarahkan untuk berteman dengan anak-anak lain yang orangtuanya juga
menerapkan parental controls.
Aku bukan pakar parenting
ya, tapi kayaknya itu common sense yang seharusnya para orang tua sudah
tau. Sebenernya masih banyak banget hal-hal yang pengen aku tulis, tapi intinya
itu aja sih, kontrol dan batasi tontonan yang akan dilihat anak, pastikan LAYAK
dan SESUAI USIA. Gamau kan karena ketololan orang tua yang asal ngasih gadget
dengan akses tak terbatas sama anak eh si anak jadi punya penyimpangan seksual.
Semoga para momsy disini termasuk dalam golongan orang tua bertanggung jawab
ya, ingat bagaimanapun tingkah laku anak itu semua adalah hasil didikan kita
dan kelak akan dimintai pertanggung jawaban. Momsy ada pengalaman serupa atau
kekhawatiran soal gadget? Yuk share di kolom komentar!








0 comments:
Post a Comment