Thursday, May 23, 2024

Tips Praktis Dekorasi Ruangan Dengan Tanaman Artificial

Dekorasi artificial yang mempunyai real-look

Pada artikel sebelumnya yang berjudul Pertimbangan Sebelum Mendekorasi Ruangan Dengan Tanaman Palsu, sudah dibahas nih pro dan kontra penggunaan tanaman artificial untuk dekorasi ruangan. Jika kamu telah memutuskan untuk mendekorasi ruangan dengan tanaman palsu, yuk simak hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan ketika mendekorasi. 

 

1. Selalu gunakan tanaman artificial kualitas tinggi

Poin utama memilih dekorasi dengan tanaman artificial adalah agar terlihat seperti tanaman asli. Kalau kita pakai tanaman artificial murahan yang terlihat cheap & fake ya percuma dong. Pilih tanaman artificial dengan kualitas tinggi, biasanya berbahan latex. Harganya memang lebih mahal daripada yang berbahan plastik atau kain, tapi lebih memberikan real-look pada tanaman. 

 

2. Pilih tanaman dengan warna natural

Warna natural ini adalah warna asli tanaman ya, jadi misal bunga-bungaan ya pilih warna bunga aslinya seperti apa. Kalau tiba-tiba masuk ke ruangan dan nemu ada bunga lavender warna orange kan aneh banget ya?

 

3. Ganti pot agar lebih menarik

Nah ini salah satu trik jitu untuk menyamarkan tanaman artificial agar terlihat seperti tanaman asli. Pakai pot yang sesuai dengan konsep ruangan kalian, atau bisa juga pakai cover pot untuk menutupi potnya. Selain menambah estetika, tentunya juga terkesan lebih hidup dan menyatu dengan konsep ruangan. 

 

4. Kombinasi dengan tanaman hidup

Ini opsional sih menurutku, mengkombinasikan penataan tanaman asli dengan artificial tentu saja menyamarkan tanaman artificial dari terlihat "palsu". Namun kalau tujuaannya agar tidak harus repot mengurus tanaman asli, ya cukup gunakan tanaman artificial saja.

 

5. Fokuskan pada penataan yang tepat

Ini susah-susah gampang sih, karena pandangan orang mengenai penataan yang " tepat" itu subjektif sekali dan sesuai selera. Bisa dicoba untuk menempatkan tanaman besar dilantai dengan menggunakan standing, tanaman kecil di ambang jendela, atau tanaman juntai pada rak dinding.

 

6. Tambahkan topping pada pot

Topping pada isian pot tujuannya adalah menambah kesan real-look pada tanaman. Tidak perlu diisi tanah asli kok kalau gamau kotor, bisa diisi dengan batu kerikil (lebih baik dilem agar tidak berantakan), sabut kelapa, lumut sintetis, pakis, bisa juga dengan tanah sintetis. Lebih praktisnya bisa dibeli di toko yang juga menjual tanaman artificial, dijual sepaket pot sudah siap pakai dengan sterofoam dan topping pilihannya yang sudah dilem.

 

7. Sering dibersihkan

Ini penting banget, sebagus apapun tanamannya kalau ada debu setebal harapan orang tua, ya percuma. Rutin bersihkan tanaman artificial menggunakan lap yang dibasahi dengan sedikit air agar tetap terlihat estetik dan tidak menimbulkan masalah kesehatan.

 

Mendekorasi ruangan dengan tanaman baik tanaman asli maupun artifical bisa menambah kesan hidup pada ruangan. Tentunya dengan berbagai pilihan yang ada, bisa kita sesuaikan dengan kemampuan kita dalam merawatnya. Bagi saya seorang ibu muda dengan toddler yang sangat aktif dan berbagai pekerjaan rumah yang tiada habisnya, tanaman artificial tentunya adalah pilihan yang tepat. Baik tanaman hidup maupun artificial, keduanya diharapkan bisa membawa energi positif di dalam rumah. 


0 comments:

Post a Comment