![]() |
| Dekorasi artificial yang mempunyai real-look |
Pada artikel
sebelumnya yang berjudul Pertimbangan Sebelum Mendekorasi Ruangan Dengan Tanaman Palsu, sudah dibahas nih pro dan kontra penggunaan tanaman artificial
untuk dekorasi ruangan. Jika kamu telah memutuskan untuk mendekorasi ruangan
dengan tanaman palsu, yuk simak hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan ketika
mendekorasi.
1. Selalu gunakan tanaman artificial kualitas tinggi
Poin utama memilih
dekorasi dengan tanaman artificial adalah agar terlihat seperti tanaman
asli. Kalau kita pakai tanaman artificial murahan yang terlihat cheap
& fake ya percuma dong. Pilih tanaman artificial dengan kualitas
tinggi, biasanya berbahan latex. Harganya memang lebih mahal daripada yang
berbahan plastik atau kain, tapi lebih memberikan real-look pada
tanaman.
2. Pilih tanaman dengan warna natural
Warna natural ini
adalah warna asli tanaman ya, jadi misal bunga-bungaan ya pilih warna bunga
aslinya seperti apa. Kalau tiba-tiba masuk ke ruangan dan nemu ada bunga
lavender warna orange kan aneh banget ya?
3. Ganti pot agar lebih menarik
Nah ini salah satu
trik jitu untuk menyamarkan tanaman artificial agar terlihat seperti
tanaman asli. Pakai pot yang sesuai dengan konsep ruangan kalian, atau bisa
juga pakai cover pot untuk menutupi potnya. Selain menambah estetika,
tentunya juga terkesan lebih hidup dan menyatu dengan konsep ruangan.
4. Kombinasi dengan tanaman hidup
Ini opsional sih
menurutku, mengkombinasikan penataan tanaman asli dengan artificial
tentu saja menyamarkan tanaman artificial dari terlihat
"palsu". Namun kalau tujuaannya agar tidak harus repot mengurus
tanaman asli, ya cukup gunakan tanaman artificial saja.
5. Fokuskan pada penataan yang tepat
Ini susah-susah
gampang sih, karena pandangan orang mengenai penataan yang " tepat"
itu subjektif sekali dan sesuai selera. Bisa dicoba untuk menempatkan tanaman
besar dilantai dengan menggunakan standing, tanaman kecil di ambang jendela,
atau tanaman juntai pada rak dinding.
6. Tambahkan topping pada pot
Topping pada isian pot tujuannya adalah menambah kesan real-look
pada tanaman. Tidak perlu diisi tanah asli kok kalau gamau kotor, bisa diisi
dengan batu kerikil (lebih baik dilem agar tidak berantakan), sabut kelapa,
lumut sintetis, pakis, bisa juga dengan tanah sintetis. Lebih praktisnya bisa
dibeli di toko yang juga menjual tanaman artificial, dijual sepaket pot
sudah siap pakai dengan sterofoam dan topping pilihannya yang sudah dilem.
7. Sering dibersihkan
Ini penting banget,
sebagus apapun tanamannya kalau ada debu setebal harapan orang tua, ya percuma.
Rutin bersihkan tanaman artificial menggunakan lap yang dibasahi dengan
sedikit air agar tetap terlihat estetik dan tidak menimbulkan masalah
kesehatan.
Mendekorasi ruangan
dengan tanaman baik tanaman asli maupun artifical bisa menambah kesan hidup
pada ruangan. Tentunya dengan berbagai pilihan yang ada, bisa kita sesuaikan
dengan kemampuan kita dalam merawatnya. Bagi saya seorang ibu muda dengan toddler
yang sangat aktif dan berbagai pekerjaan rumah yang tiada habisnya, tanaman artificial
tentunya adalah pilihan yang tepat. Baik tanaman hidup maupun artificial,
keduanya diharapkan bisa membawa energi positif di dalam rumah.








0 comments:
Post a Comment