![]() |
Sebagian koleksi koin kuno dan uang kertas
|
Apasih numismatik itu? Bahasa gampangnya, numismatik
itu mengacu pada ilmu atau kegiatan mengumpulkan (koleksi) tentang alat
pembayaran berupa uang kertas, koin, atau token. Numismatik ini identik dengan
hobi para orang tua, jarang banget aku tau ada anak muda hobi numismatik apalagi
yang cewek (terkecuali aku, aku masih muda belia #LOL). Tapi kalo aku sih lebih
ke koleksi koinnya, terkhusus koin Indonesia dari jaman VOC (abad 17) sampai
koin yang masih beredar sekarang. Tapi aku juga punya beberapa koleksi koin
mancanegara sama uang kertas Indonesia.
Kenapa pula coba aku koleksi koin kuno, isn’t
that sounds boring? Not at all! Aku sih koleksi koin lebih ke faktor sejarahnya
selain investasi juga. Kadang kalo lagi pegang koin kuno aku suka bayangin kalo
dulu koin ini pernah dipegang orang yang hidup beberapa abad lalu, mungkin
koinnya udah pernah keliling dunia. Selain itu, koleksi koin juga nantinya bisa
jadi alat pembelajaran dan pengenalan mengenai koin ke anak-anak nanti, siapa
tahu bisa diwariskan juga.
Aku udah mulai suka ngumpulin koin kuno sejak
masih SD, waktu itu sih cuma sebatas ngerawat koin kuno yang nemu dirumah embah
atau nemu dijalan terus dimasukin ke celengan (big mistake which I didn’t know
at that time). Abis itu sekian lama koleksinya terlupakan, sampai akhirnya
ketemu lagi dan mulai dirawat secara khusus.
Hal pertama yang aku lakuin waktu mutusin mau
koleksi koin kuno secara serius yaitu browsing, cari tau cara ngerawat koin
secara benar. Akhirnya tau kalo selama ini aku udah ngelakuin KESALAHAN BESAR
dengan cara numpuk koin jadi satu di celengan terus dipegang-pegang pake tangan
kosong. It can damage the coins severely. Semenjak itu mulai beli perlengkapan
buat organize koinnya.
![]() |
Flip koin 2x2 inch berbagai ukuran
|
Pilihan terbaik merawat dan menyimpan koin
menurutku pake flip coins 2x2 yang dimasukin ke album binder 3 rings yang bisa
di refill. Jadi kita bisa nyimpen koinnya secara aman di flip biar ga
gerak-gerak terus ditata rapi di album, bisa di susun berdasarkan tahun atau negara.
Kita juga masih bisa liat sisi depan belakang karena flip dan albumnya
transparan, selain itu harganya juga relative murah. Kalo sheet albumnya udah
abis, bisa beli refillnya lagi dan disatuin di bindernya. Fleksibel banget
pokoknya, selain aman dari korosi, kita juga bisa liat-liat koleksi koin secara
jelas tanpa perlu pegang koinnya secara langsung. Flip coin sama album binder
ini juga banyak tersedia di market place yang ada di Indonesia ko.
Kalo baru mulai koleksi koin alias masih
newbie, jangan keburu nafsu semua jenis koin dibeli buat dikoleksi. Tentuin tema
atau alasan tertentu kenapa pengen koleksi jenis koin itu, entah dari bahannya,
tahun, negara, desain, atau tema lain yang cocok menurut kamu. Kalo nurutin
nafsu dan semua jenis koin dibeli, kasihan itu saldo ATM atau tagihan kartu
kredit (kecuali lo anak sultan atau punya unlimited budget sih terserah). Kalo aku
pribadi lebih suka koleksi koin Indonesia sejak jaman sebelum jadi Indonesia sampai
sekarang, I love the beauty of history.
Nah dibawah ini do’s and don’t seputar merawat
koleksi koin versi simpel dariku yang masih cupu dan newbie ini soal numismatik,
jangan disorakin ya kalo ada yang salah.
DO’S!
•
Simpan koin di flip, album, tube, maupun alat penyimpanan koin khusus
•
Simpan koin ditempat kering pada suhu ruangan, gunakan silica gel
•
Selalu gunakan sarung tangan maupun pinset jika harus memegang koin
•
Usahakan selalu rutin cek keadaan koleksi koin minimal sebulan sekali
•
Beri keterangan pada wadah koin untuk memudahkan pencarian jika dibutuhkan
DON’T!
•
Jangan pernah pegang koin secara langsung menggunakan tangan
•
Jangan menumpuk banyak koin jadi satu tanpa pelindung
•
Hindari menggunakan album plastik berbahan PVC karena akan merusak warna koin
• Jangan menyimpan koin ditempat lembab karena akan menyebabkan korosi
Sebenernya masih banyak lagi sih tips &
tricks seputar koleksi koin, tapi yang aku tulis itu emang versi simpelnya. Kalo
ada yang mau nambahin atau ada pertanyaan bisa tulis di kolom komentar ya!









0 comments:
Post a Comment