Nulis post
ini sebenernya cukup bikin galau, semua booklovers
pasti merasa kesulitan buat nentuin buku-buku mana aja yang jadi favorit karena
buku bagus itu banyak banget. Kriteria buku bagus itu juga subjektif sih bagi tiap
orang, tapi bagiku buku yang masuk list
favoritku itu yang jelas bikin merasa pengen cepet-cepet nyelesain karena
penasaran dan jadi lupa waktu, terus nagih banget sampai berkali-kali reread pun gapernah bikin bosen. Nah
dibawah ini 10 buku favoritku sepanjang masa (bisa berubah sewaktu-waktu, LOL).
1.
Harry Potter
It’s
obvious, I know. Novel
legendaris yang jadi best seller
dimana-mana ini merupakan serial terbaik yang pernah aku baca. Dari segi
cerita, karakter, fandom, world building,
plot twist, pokoknya semua aku suka. Mungkin kedengerannya mainstream sih karena ini novel sejuta
umat, tapi emang novel ini tuh terlalu perfect
jadi menurutku impossible buat ga
jatuh cinta sama dunia Harry Potter, thank
JK Rowling for that. Aku juga termasuk fangirl
garis keras, haha. Koleksi novelnya aja sampai dobel-dobel, belum termasuk merchandise dan lain-lainnya. Udah ga
terhitung lagi sih berapa kali aja aku reread
buku 1 sampai 7-nya selama bertahun-tahun ini, gapernah bosen sekalipun.
2.
Throne of Glass
Serial Throne of Glass ini baru aja aku
selesain baca belum lama ini dan langsung nangkring di urutan kedua novel
favoritku. Serial ini terdiri dari 8 novel, yaitu the Assasin’s Blade, Throne
of Glass, Crown on Midnight, Heir of Fire, Queen of Shadows, Empire of Storms,
Tower of Dawn, dan yang belum lama release
Kingdom of Ash. Secara garis besar serial karya SJ Maas ini menceritakan
kehidupan Celaena Sardothien, seorang remaja pembunuh bayaran yang ternyata
adalah ratu yang hilang dari negeri Terrasen yang berjuang untuk merebut
kembali kerajaannya. Yang paling bikin aku jatuh cinta sama novel ini karakter
Celaena alias Aelin yang badass
banget, bukan tuan putri lemah macam damsel
in distress. Serial ini tergolong high
fantasy dengan karakter utama sebagai Fae
dan adanya sihir, witch,
monster-monster dari sihir hitam, dan peran dewa-dewi.
3. Percy Jackson and the Olympians
![]() |
Serial Percy Jackson and the
Olympians karya Rick Riordan
|
Bukunya uncle
Rick Riordan emang gapernah gagal bikin aku ketagihan, dan serial Percy Jackson and the Olympians ini yang paling top
menurutku. Aku dari dulu emang penggemar berat mitologi Yunani, dan baca serial
ini berasa diajak berpetualang ke masa Yunani kuno tapi di jaman modern, nah
loh. Tokoh-tokoh mitologi Yunani diceritakan kembali dengan cara yang lebih fresh dan diadaptasi dengan dunia modern,
apalagi karakter Percy ini asik banget dan humor recehnya bikin ga bosen baca
serial ini meski udah berkali-kali!
4. Lockwood & Co.
![]() |
Serial Lockwood & Co. karya
Jonathan Stroud
|
Aku masih ga terima buku ini tamat cuma sampe
buku kelima. Masih inget waktu selesai baca buku terakhirnya langsung hangover seminggu dan gabisa move on, kejam banget emang uncle Jonathan Stroud tuh bikin ending macam itu. Seriesnya Lockwood & Co. ini nagih banget
asli deh. Mengisahkan petualangan Lucy, Lockwood, George, dan hantu tengkorak—Skull—yang tergabung dalam agensi
Lockwood & Co. dalam memburu dan membasmi hantu di sepenjuru Kota London. Ini
ceritanya emang agensi pemburu hantu tapi sama sekali ga horror sih, lebih ke adventure
menurutku. Karakter favoritku adalah si Skull, dia tu hantu usil tengil dan
mulutnya kotor banget, tapi ngangenin. Give
my skull back, I need more!
5. ACOTAR Series
![]() |
Serial A Court of Thorns and Roses
karya SJ Maas
|
Sejujurnya series ini termasuk kategori
lumayan di buku pertamanya, tapi pas buku keduanya mulai seru banget. Banyak plot twist tak terduga dan tokoh-tokoh
yang mustahil ga bikin jatuh cinta, contohnya, ehem Rhysand. Buku pertama,
yaitu A Court of Thorns and Roses merupakan retelling
Beauty and the Beast tapi dengan tema high
fantasy dengan tokoh-tokoh manusia dan Fae
di negeri Prythian yang terbagi dalam kerajaan-kerajaan yang dipimpin oleh seorang
High Lord. Ini adalah serial kedua
karya SJ Maas yang jadi favoritku. Cukup banyak adegan dewasa di novel ini
terutama mulai buku keduanya, jadi pastikan sudah cukup umur ya kalo mau baca,
haha.
6. A Song of Ice and Fire
![]() |
A Song of Ice and Fire karya GRR
Martin
|
Serial novel karya GRR Martin yang diadaptasi
menjadi TV show Game of Thrones ini
emang epic banget. Gabisa banyak komentar, imajinasinya keren dan beliau ini
salah satu penulis yang demen banget matiin karakter sesuka hati, LOL. Novelnya
worth it buat dibaca, walaupun tebel
bukunya cukup bikin pingsan kalo dipake buat nimpuk kepala orang.
7. The Selection Series
![]() |
The Selection Series karya Kiera
Cass
|
Aku mau ngaku kalo awalnya aku underestimate The Selection Series karya
Kiera Cass ini, ya gimana ya sinopsisnya aja tentang kompetisi 35 wanita
memperebutkan seorang pangeran yang sedang mencari isteri. Kukira bakalan cewek
banget dan memuakkan. Tapi sekalinya mulai baca aku gabisa berenti dong, dan 3
novel dalam seri ini kuhabisin dalam waktu sehari tanpa tidur saking ketagihan
banget. Ga cuma soal berebut si pangeran, novel ini juga mengisahkan sisi lain perjuangan
tokoh utama—America Singer—dalam hal persahabatan, keberanian dalam melakukan
hal yang benar, dan mengubah stereotype
orang terhadap kasta rendah.
8. The Hunger Games Trilogy
![]() |
The Hunger Games Trilogy karya
Suzanne Collins
|
The Hunger Games Trilogy ini satu-satunya
novel dystopia yang masuk list
favoritku. Aku ga terlalu suka genre dystopia
sih karena pas baca merasa tertekan aja menurutku, jadi ini termasuk sesuatu
banget karena aku udah reread berkali
kali. Favoritku dari ketiga novel ini adalah buku pertamanya, keren bangeeeeet.
9. The Vampire Academy
![]() |
The Vampire Academy karya Richelle
Mead
|
Series ini kurang banyak mendapat perhatian,
padahal cukup keren dan seru loh walaupun sempat dibikin film dan gagal total. Ada
6 buku dari series The Vampire Academy karya Richelle Mead ini. Menceritakan petualangan
Rose Hathaway, seorang dhampir (setengah
vampir) yang belajar di akademi untuk menjadi pengawal sahabatnya, vampir
bangsawan Putri Vasilisa Dragomir dari ancaman Strigoi (vampir jahat pembunuh), yang dalam prosesnya malah si Rose
ini naksir sama pelatihnya Dimitri Belikov. Romance-nya
dalem banget, duh bikin baper. Aku suka banget karakter Rose yang impulsive, super badass, dan cara
ngomongnya yang kebanyakan sarkas. If you
ask me, worth to read.
10. The Wrath and the Dawn Duology
![]() |
The Wrath and the Dawn duology
karya Renee Ahdieh
|
Duology yang terdiri dari the Wrath and the Dawn dan
the Rose and the Dagger karya Renee Ahdieh ini merupakan retelling dari Kisah 1001 Malam atau Arabian Nights. Tokoh utamanya
adalah Shahrzad, yang berniat membalas dendam kepada Raja Khorasan—Khalid Al-Rasyid—yang
mencari isteri baru setiap hari lalu dibunuh saat matahari terbit. Namun Shahrzad
menceritakan sebuah kisah kepada sang Raja menjelang matahari terbit untuk
menunda kematiannya, seiring waktu, Shahrzad jatuh cinta kepada sang Raja dan
satu-persatu rahasia mulai terbuka. Seru banget ini tuh, ceritanya simpel dan ga
berlarut-larut. Cocok bagi yang butuh istirahat sejenak dari cerita high fantasy berjilid-jilid.
Kalo diperhatiin hampir semua novel favoritku
genre-nya fantasy, kecuali ada satu dystopia—The
Hunger Games. Aku emang penggemar berat fantasi sih, segala yang ada mahluk
legenda, mitologi, sihir, peri, dan sejenisnya biasanya aku suka. Nah dari 10
daftar novel favoritku diatas, ada ga yang juga jadi favoritmu? Kasih tau di komen
dong!



































